SIWINDU.COM – Politeknik Kesehatan (Poltekes) KMC Kuningan resmi menggelar Wisuda dan Sumpah Profesi perdana bagi lulusan Program Vokasi Diploma III, Rabu (21/1/2026). Kegiatan bersejarah tersebut dilaksanakan di Auditorium Hotel Grand Cordella, Jalan Siliwangi, Kabupaten Kuningan.
Para wisudawan yang dilantik merupakan lulusan pertama Program Studi D3 Fisioterapi dan D3 Gizi, yang tidak hanya dibekali kompetensi akademik dan keterampilan vokasional, tetapi juga dipersiapkan untuk langsung masuk ke dunia kerja, khususnya di jejaring fasilitas pelayanan kesehatan KMC Group.
Acara wisuda dihadiri Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi, Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat–Banten, unsur Muspida, jajaran Yayasan Wadia Insan Mandiri, pimpinan perguruan tinggi mitra, civitas akademika Poltekes KMC, serta keluarga besar RSU KMC terdiri dari dr H Toto Taufikurrahman yang juga anggota DPRD Kabupaten Kuningan, serta Drs H Momon Rochmana MM (mantan Wabup Kuningan), dan sejumlah undangan lainnya.
Dalam pidato Wisuda dan Sumpah Profesi pertama, Direktur Poltekes KMC Kuningan Dr Sulaeman MAg, menegaskan, para lulusan hadir di tengah perubahan besar dunia kesehatan yang ditandai pesatnya perkembangan teknologi, termasuk pemanfaatan Artificial Intelligence (AI).
“Teknologi boleh semakin canggih, tetapi nilai kemanusiaan tidak boleh tergantikan. AI memiliki kecerdasan, tetapi tenaga kesehatan memiliki hati,” ujar Eman, sapaan akrabnya.
Ia menjelaskan, bagi lulusan Fisioterapi, teknologi rehabilitasi berbasis robotik dan analisis gerak digital akan menjadi alat bantu penting dalam pelayanan. Namun sentuhan manusia, empati, serta motivasi kepada pasien tetap menjadi inti dari proses pemulihan.
Sementara bagi lulusan Gizi, kemajuan teknologi memungkinkan penyusunan pola makan berbasis data dan bukti ilmiah. Meski demikian, kemampuan membangun komunikasi, memahami latar belakang sosial dan budaya pasien, serta pendampingan yang humanis tetap menjadi kekuatan utama seorang ahli gizi.
“Teknologi adalah alat, bukan pengganti. Di balik setiap data ada manusia, di balik setiap diagnosis ada harapan, dan di balik setiap pelayanan kesehatan ada tanggung jawab moral,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Eman juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua wisudawan atas dukungan, doa, dan pengorbanan yang telah mengantarkan putra-putrinya hingga lulus. Ia menegaskan, lulusan pertama Poltekes KMC Kuningan dilepas ke masyarakat dengan membawa amanah besar dan tanggung jawab menjaga nama baik almamater.
Prosesi wisuda berlangsung khidmat namun penuh kehangatan, ditutup dengan pembacaan pantun wisuda yang mencairkan suasana dan disambut senyum para hadirin.
Dengan terselenggaranya wisuda perdana ini, Poltekes KMC Kuningan menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi vokasi kesehatan yang adaptif terhadap perkembangan zaman, responsif terhadap kebutuhan dunia kerja, serta konsisten menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan etika profesi.
SIWINDU.COM Berita Kuningan Terbaru Hari Ini