SIWINDU.COM – Cuaca ekstrem berupa angin kencang disertai hujan yang menerjang Kabupaten Kuningan Provinsi Jawa Barat dalam beberapa hari terakhir, mengakibatkan puluhan titik kejadian pohon tumbang yang tersebar di 17 desa dan kelurahan dengan lokasi berbeda. Selain itu, BPBD juga mencatat kejadian tanah longsor serta kerusakan rumah warga, meski dipastikan tidak ada korban jiwa.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana SSTP, menyampaikan, data tersebut merupakan laporan resmi yang masuk ke BPBD dan UPT Pemadam Kebakaran (Damkar). Di lapangan, terdapat pula kejadian yang langsung ditangani pemerintah desa dan masyarakat.
“Yang terlaporkan ke kami ada 17 titik kejadian pohon tumbang. Di beberapa desa bahkan lebih dari satu titik, ada yang dua, tiga, hingga tujuh titik kejadian,” ujar Indra saat diwawancarai Siwindu.com, Minggu (25/1/2026).

Proses penanganan, kata Indra, dilakukan secara kolaboratif bersama BPBD, Damkar, TNI, Polri, pemerintah desa, dan juga masyarakat.
“Penanganan berlangsung selama dua hari terakhir. Sampai hari ini, seluruh laporan pohon tumbang yang masuk sementara sudah selesai ditangani,” jelasnya.
Selain pohon tumbang, BPBD mencatat beberapa kejadian tanah longsor yang telah dilakukan asesmen, yakni di Desa Margacina, longsor di badan jalan, Pamuruyan longsor di wilayah permukiman, serta satu unit rumah dilaporkan ambruk akibat dampak cuaca ekstrem.
Meski demikian, tidak ada korban jiwa. Kerusakan permukiman tercatat dari rusak ringan hingga rusak sedang.
Berdasarkan informasi BMKG, lanjut Ibe, sapaan akrabnya, potensi hujan lebat dan angin kencang diperkirakan masih berlangsung hingga 29 Januari 2026, bahkan berpotensi berlanjut mengingat puncak musim hujan berada pada Januari–Februari.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, melakukan pemangkasan pohon yang berpotensi membahayakan di sekitar permukiman, menjaga kebersihan lingkungan, serta tidak membuang sampah sembarangan,” tegas Indra.
BPBD Kabupaten Kuningan akan terus berkoordinasi lintas SKPD untuk mempercepat penanganan dan mitigasi di wilayah dengan potensi kerawanan bencana.
Berikut data pohon tumbang di 17 desa yang dilaporkan ke BPBD dan Damkar Kuningan:
- Babakan Mulya, Kecamatan Jalaksana
- Manis Kidul
- Cilowa
- Kramatmulya
- Kalapagunung
- Gunung Keling
- Cibentang
- Gandasoli
- Cirendang
- Babakanteuma
- Garawangi
- Rajadanu
- Bendungan–Sindang (jalan provinsi)
- Winduhaji (sekitar Makam Syech Muhibat)
- Kasturi
- Jalan Moh. Hatta
- Ciporang
5 titik ditangani Damkar Kabupaten Kuningan, meliputi Desa Babakan Mulya Kecamatan Jalaksana, Desa Manis Kidul Kecamatan Jalaksana, Desa Cilowa Kecamatan Kramatmulya, Desa/Kecamatan Kramatmulya, dan Desa Kalapagunung Kecamatan Kramatmulya.
Sedangkan 8 titik lainnya penanganan dilakukan BPBD Kabupaten Kuningan, meliputi Desa Babakan Mulya Kecamatan Jalaksana (2 titik), Desa Kasturi Kecamatan Kuningan, Kelurahan Winduhaji (Makam Syech Muhibat) Kecamatan Kuningan, Kelurahan Ciporang, Jalan Moh Hatta, Desa Kalapagunung KecamatanKramatmulya, Desa Gunung Keling Kecamatan Cigugur, dan Kelurahan Cirendang Kecamatan Kuningan.
SIWINDU.COM Berita Kuningan Terbaru Hari Ini