Babinsa Panawuan Dampingi Bulog Serap 2,1 Ton Gabah Petani

Babinsa Panawuan Dampingi Bulog Serap 2,1 Ton Gabah Petani
Babinsa Desa Panawuan mendampingi Bulog saat serapan gabah petani di Kecamatan Cigandamekar, Kuningan, Kamis (29/1/2026). (Foto: Istimewa)
5 hari ago 14 Dilihat

SIWINDU.COM – Anggota Koramil 1510/Cilimus yang juga Babinsa Desa Panawuan, Serka Tri Purnomo, mendampingi kegiatan serapan gabah kering panen (GKP) oleh Badan Urusan Logistik (Bulog), Kamis (29/1/2026) siang. Kegiatan tersebut berlangsung di Dusun 2, Desa Panawuan, Kecamatan Cigandamekar, Kabupaten Kuningan.

Dalam kegiatan itu, Bulog berhasil menyerap sebanyak 2.162 kilogram gabah milik petani setempat bernama Azim, dengan harga pembelian sebesar Rp6.500 per kilogram, sesuai ketentuan yang berlaku.

Serapan gabah ini dihadiri oleh Babinsa Desa Panawuan Serka Tri Purnomo, perangkat Desa Panawuan, staf Bulog Cabang Cirebon, serta Azim selaku pemilik hasil panen.

Serka Tri Purnomo mengatakan, kehadiran Babinsa dalam kegiatan serapan gabah merupakan bagian dari dukungan TNI terhadap penguatan ketahanan pangan daerah, sekaligus memastikan petani memperoleh kepastian pasar dan harga yang layak.

“Kami mendampingi sebagai bentuk fasilitasi agar proses serapan berjalan lancar, tertib, dan transparan. Tujuannya agar hasil panen petani benar-benar dihargai sesuai ketentuan,” ujar Tri Purnomo.

Ia menambahkan, pendampingan tersebut juga menjadi bagian dari upaya TNI mendekatkan diri dengan masyarakat desa serta membantu menjawab kebutuhan warga, khususnya di sektor pertanian.

“TNI tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga ikut berperan dalam mendukung kesejahteraan petani dan menyukseskan program nasional ketahanan pangan,” katanya.

Sementara itu, Azim mengaku bersyukur hasil panennya dapat langsung diserap Bulog dengan pendampingan Babinsa. Menurutnya, kehadiran Babinsa membuat petani merasa lebih tenang dan percaya diri dalam menjual gabah.

“Alhamdulillah, gabah saya sebanyak 2.162 kilogram bisa langsung diserap Bulog. Prosesnya jelas, transparan, dan harganya sesuai ketentuan. Kami petani sangat terbantu,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan serapan gabah seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak petani di Desa Panawuan maupun wilayah sekitarnya.

Secara keseluruhan, proses serapan gabah berjalan lancar sesuai prosedur. Pendampingan Babinsa dinilai memberikan rasa aman serta kepastian bagi petani dalam memasarkan hasil panennya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *