SIWINDU.COM – Ketika perbaikan jalan kabupaten tak kunjung terealisasi, warga Desa Karangkancana, Kecamatan Karangkancana, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, memilih tidak tinggal diam. Dengan semangat gotong royong, warga turun tangan memperbaiki jalan rusak yang selama bertahun-tahun menjadi keluhan utama masyarakat.
Akses jalan penghubung Desa Karangkancana menuju Desa Jabranti itu mengalami kerusakan cukup parah. Permukaan jalan berlubang dan bergelombang kerap berubah menjadi kubangan lumpur saat hujan lebat, sehingga membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua.
Ironisnya, meski kerusakan jalan tersebut telah berlangsung lama, hingga kini belum ada perbaikan permanen dari Pemerintah Kabupaten Kuningan. Padahal sejak 2024 lalu, dinas teknis diketahui sudah melakukan survei lokasi sebagai bagian dari perencanaan awal perbaikan jalan. Namun, hingga awal 2026 ini, realisasi pekerjaan tak kunjung terlihat.
Akibat tak adanya kepastian, warga akhirnya berinisiatif melakukan perbaikan secara swadaya, khususnya di ruas jalan Dusun Indrahayu. Jalur ini juga menjadi akses penting menuju SMPN Karangkancana, yang setiap hari dilalui pelajar untuk berangkat dan pulang sekolah.
Kondisi tersebut membuat warga khawatir akan keselamatan anak-anak, mengingat jalan rusak dinilai sangat rawan kecelakaan.
Pj Kepala Desa Karangkancana, Uhen Suhendar, mengatakan langkah gotong royong tersebut terpaksa dilakukan karena jalan rusak terus menjadi keluhan masyarakat.
“Jalan ini bukan hanya dipakai warga ke kebun atau sawah, tapi juga akses pelajar dan jalur wisata. Karena kondisinya semakin parah, warga akhirnya berinisiatif melakukan perbaikan secara swadaya,” ujar Uhen, saat dikonfirmasi, Senin (3/2/2026).
Menurutnya, perbaikan yang dilakukan masih bersifat darurat dan sangat terbatas. Sekitar 30 meter ruas jalan ditambal secara sederhana untuk meminimalisir resiko kecelakaan.
“Swadaya ini hanya sementara. Idealnya jalan kabupaten ini diperbaiki secara permanen dengan pengecoran menggunakan anggaran pemerintah daerah,” tegasnya.
Uhen juga menekankan, jalan tersebut memiliki peran strategis, karena selain menghubungkan Karangkancana ke arah Cibingbin, juga menjadi akses menuju kawasan wisata Goa Indrakila, yang dikenal sebagai salah satu situs bersejarah di Kabupaten Kuningan.
Ia berharap Bupati Kuningan dan jajaran terkait dapat segera memberi perhatian serius terhadap kondisi jalan tersebut.
“Semoga ada perhatian dari Pak Bupati agar jalan ini segera diperbaiki secara menyeluruh. Ini akses penting bagi warga,” harapnya.
Dalam kegiatan gotong royong itu, warga juga mendapat bantuan material berupa semen dari salah satu anggota DPRD, meski bantuan tersebut dinilai belum cukup untuk menyelesaikan persoalan secara menyeluruh.
Fenomena warga memperbaiki jalan kabupaten secara swadaya ini kembali menegaskan ketimpangan antara kebutuhan dasar masyarakat dengan realisasi pembangunan infrastruktur, sekaligus mempertanyakan skala prioritas Pemkab Kuningan melalui Dinas PUTR yang disinyalir minim sosialisasi itu.
SIWINDU.COM Berita Kuningan Terbaru Hari Ini