Jamaah Haji Kuningan dari Kloter 21 Meninggal Dunia di Klinik Mina

Jamaah Haji Kuningan dari Kloter 21 Meninggal Dunia di Klinik Mina
Situasi calon jamaah haji asal Kabupaten Kuningan saat berada di Mina untuk menjalankan rangkaian ibadah haji 2025, Sabtu (7/5/2025). Foto: ist
Juni 7, 2025 94 Dilihat

Siwindu.com – Kabar duka kembali menyelimuti jamaah haji asal Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Seorang jamaah dari Kloter 21 dilaporkan meninggal dunia, Sabtu pagi (7/6/2025) pukul 09.00 Waktu Arab Saudi (WAS), saat berada di Klinik Mina.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Kabupaten Kuningan, H Ahmad Fauzi SAg MAg, membenarkan peristiwa tersebut saat dikonfirmasi langsung dari Tanah Suci.

“Benar, seorang jamaah haji dari Kloter 21 asal Kuningan wafat pagi ini di Klinik Mina. Kami telah melakukan penanganan sesuai prosedur dan menyampaikan informasi ini kepada pihak keluarga di tanah air,” ujar Ahmad Fauzi.

Ahmad Fauzi menyampaikan, almarhumah sebelumnya sudah mendapatkan penanganan medis. Namun, kondisi kesehatannya tidak memungkinkan untuk bertahan lebih lama di tengah padatnya rangkaian ibadah puncak haji.

Dengan peristiwa ini, jumlah jamaah haji asal Kabupaten Kuningan yang wafat di Tanah Suci bertambah menjadi dua orang selama pelaksanaan haji 2025. Kedua jamaah wafat dalam masa puncak ibadah haji di Mina, yang memang dikenal menguras stamina dan fisik jamaah, terutama yang sudah lanjut usia.

Hingga berita ini diturunkan, tercatat lebih dari 300 jamaah haji Indonesia meninggal dunia di Tanah Suci. Mayoritas dari mereka masuk dalam kategori risiko tinggi (risti), baik karena usia lanjut maupun riwayat penyakit bawaan.

“Para jamaah kami imbau untuk terus menjaga kesehatan, menghindari aktivitas berlebihan, serta mengikuti anjuran petugas kesehatan dan pembimbing ibadah selama di Mina dan Arafah,” tambah Ahmad Fauzi.

“Kondisi jamaah kloter 09 KJT dalam keadaan sehat, sekarang sedang berada di Mina,” imbuhnya.

Para petugas akan terus memantau kondisi jamaah haji asal daerahnya, sekaligus memastikan setiap proses, termasuk pengurusan jenazah, dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan sesuai ketentuan pemerintah Arab Saudi.

Baca Juga:  Dari Kuningan, Tangis Haru Iringi Keberangkatan Kloter Pertama Calon Jemaah Haji ke Tanah Suci

Sebagai bentuk penghormatan, prosesi pemakaman akan dilakukan di Tanah Suci, dan keluarga di Indonesia telah diberi informasi resmi terkait waktu dan tempat pemakaman.

“Semoga almarhum dan almarhumah diterima segala amal ibadahnya dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Kementerian Agama juga menyampaikan duka cita mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan dan seluruh masyarakat Kabupaten Kuningan,” ujar Ahmad Fauzi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *