Dukung Pengelolaan RSUD Linggajati oleh Pemprov Jabar, Toto Suharto: Agar Pelayanan Maksimal

Dukung Pengelolaan RSUD Linggajati oleh Pemprov Jabar, Toto Suharto: Agar Pelayanan Maksimal
Anggota DPRD Jabar dari Kuningan, Toto Suharto, mendukung penuh wacana pengelolaan RSUD Linggajati diserahkan kepada Pemprov Jabar demi memaksimalkan pelayanan. (Foto: Mumuh Muhyiddin/Siwindu.com)
Agustus 10, 2025 33 Dilihat

Siwindu.com – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat asal Desa Japara, Kabupaten Kuningan Drs Toto Suharto SFarm Apt, memberikan dukungan penuh terhadap munculnya usulan pengelolaan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Linggajati Kabupaten Kuningan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Pernyataan tersebut disampaikan usai menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Jabar di Aula Balai Desa Ciawigebang, Sabtu (9/8/2025) sore.

Menurut Toto, upaya tersebut merupakan langkah strategis yang sejalan dengan prioritas Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang tengah fokus pada peningkatan sektor pendidikan dan kesehatan, khususnya pelayanan kesehatan yang kini menjadi kebutuhan utama masyarakat.

“APBD Provinsi Jawa Barat tahun 2025 tengah diarahkan menuju perubahan yang mengedepankan sektor pendidikan dan kesehatan. Namun, prioritas utama Pak Gubernur KDM saat ini adalah pelayanan kesehatan, mengingat hampir seluruh masyarakat sudah mendapatkan akses ke layanan kesehatan, meskipun fasilitas pendukung di rumah sakit daerah masih sangat terbatas,” ujar Toto.

Ia menjelaskan, keterbatasan anggaran di tingkat kabupaten, termasuk Kabupaten Kuningan saat ini bisa saja menjadi kendala serius dalam pengelolaan rumah sakit daerah.

“Tidak mungkin pemerintah kabupaten mengelola rumah sakit secara optimal tanpa dukungan anggaran yang cukup dari APBD. Karena itu, beberapa rumah sakit di Jawa Barat, termasuk RSUD Linggajati, bisa diambil alih oleh pemerintah provinsi agar dapat berfungsi sebagai rumah sakit rujukan yang dilengkapi dengan peralatan medis modern serta tenaga dokter spesialis yang memadai,” kata Toto.

Mantan pimpinan DPRD Kabupaten Kuningan ini menambahkan, pengambilalihan pengelolaan oleh provinsi merupakan solusi realistis dan efektif, mengingat banyak kabupaten yang mengalami keterbatasan dalam pendanaan dan manajemen pelayanan kesehatan.

“Lebih baik pengelolaan diserahkan ke provinsi daripada kabupaten kesulitan dan akhirnya pelayanan kesehatan terganggu. Kalau kabupaten tidak sanggup, ya sudah serahkan saja ke Pemprov. Ini juga sudah menjadi prioritas gubernur,” ujarnya.

Baca Juga:  Temui Ratusan Warga Cikeusik, Toto Suharto Serukan Kesetaraan Jamsostek

Toto juga mengungkapkan, Pemprov Jabar telah menyiapkan program beasiswa khusus bagi putra-putri berprestasi dan kurang mampu yang ingin menempuh pendidikan kedokteran hingga jenjang spesialis.

“Program beasiswa ini penting agar tenaga dokter spesialis bisa bertambah dan tersebar merata di rumah sakit-rumah sakit daerah. Yang mengambil beasiswa wajib kembali mengabdi ke daerah asalnya sesuai kesepakatan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Toto menyoroti bahwa ketersediaan anggaran sangat menentukan kualitas pelayanan rumah sakit. Ia kembali menyebut pelayanan yang maksimal hanya bisa tercapai jika didukung anggaran memadai. Terlebih saat ini masih banyak rumah sakit yang punya dokter, tapi kurang alat kesehatan yang lengkap.

“Kalau anggaran memadai, peralatan dan fasilitas akan diperbaiki sehingga pelayanan makin baik,” ungkapnya.

Menanggapi isu terkait BPJS dan sistem pelayanan kesehatan, Toto berharap pengelolaan rumah sakit oleh Pemprov Jabar bisa memperbaiki kendala yang selama ini dirasakan masyarakat.

“Penting agar pasien tidak mengalami kesulitan dalam mendapatkan perawatan yang layak. Dengan pengelolaan yang baik dan anggaran yang cukup, pelayanan bisa menjadi lebih cepat dan tepat sasaran,” jelasnya.

Dengan penyerahan pengelolaan RSUD Linggajati kepada Pemprov Jawa Barat dan program pengembangan sumber daya manusia melalui beasiswa dokter spesialis, Toto optimistis kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Kuningan akan meningkat signifikan.

“Ini adalah langkah nyata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat sistem kesehatan daerah. Saya sangat mendukung penuh jika RSUD Linggajati Kuningan pengelolaannya diserahkan ke Pemprov Jabar,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *