Akibat Proyek Angkut Tanah, Jalan Lingkar Timur Cilimus Dipenuhi Lumpur, Damkar Kuningan Turun Tangan!

Akibat Proyek Angkut Tanah, Jalan Lingkar Timur Cilimus Dipenuhi Lumpur, Damkar Kuningan Turun Tangan!
Sejumlah petugas Damkar melakukan penyemprotan jalan lingkar timur Kuningan yang dipenuhi ceceran lumpur proyek galian tanah, Jumat (8/11/2025) sore. Foto: UPT Damkar Kuningan
November 8, 2025 78 Dilihat

Siwindu.com – Tumpahan material tanah dari kendaraan proyek membuat Jalan Lingkar Timur Desa Panawuan, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, berubah seperti lintasan berlumpur, Jumat (8/11/2025) sore. Kondisi itu membuat warga resah dan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

Beruntung, tim Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan bertindak cepat setelah menerima laporan dari Indra, Kanit Intelkam Polsek Cilimus, yang khawatir dengan kondisi jalan tersebut.

Kepala UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan, Andri Arga Kusumah, menjelaskan, laporan diterima pukul 14.50 WIB dan langsung ditindaklanjuti. Empat petugas piket Regu 2 dikerahkan bersama 1 unit kendaraan KR4 untuk melakukan penyemprotan material tanah menggunakan air bertekanan tinggi.

“Material tanah berasal dari kendaraan proyek yang mengangkut tanah dan tercecer di jalan raya. Karena bisa menimbulkan kecelakaan, kami langsung bergerak ke lokasi untuk pembersihan,” ujar Andri.

Tim Damkar tiba di lokasi sekitar pukul 16.30 WIB dan menyelesaikan penanganan pukul 17.30 WIB tanpa kendala berarti. Dalam waktu satu jam, jalan kembali bersih dan aman dilalui pengguna jalan.

Andri menegaskan, jika tidak segera ditangani, ceceran tanah itu bisa menjadi ancaman serius bagi keselamatan pengendara.

“Apalagi saat malam atau hujan, kondisi jalan licin sangat membahayakan. Karena itu, kami bergerak cepat untuk menghindari potensi korban,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk segera melapor ke Call Center UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan di nomor 0232 871113 jika menemukan situasi serupa.

“Damkar siap siaga 24 jam, tidak hanya untuk kebakaran, tapi juga penyelamatan dan evakuasi yang berkaitan dengan keselamatan publik,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *