Kabut Tebal Selimuti Jalur Wisata Palutungan–Cisantana, Pengendara Diimbau Waspada

Kabut Tebal Selimuti Jalur Wisata Palutungan–Cisantana, Pengendara Diimbau Waspada
Petugas kepolisian terlihat sibuk mengatur lalu lintas di pertigaan Bubulak, Cisantana arah wisata Palutungan, ditengah kabut tebal menyelimuti kawasan tersebut, Jumat (26/12/2025) sore. Foto: screenshoot video
Desember 26, 2025 27 Dilihat

SIWINDU.COM – Kabut tebal menyelimuti ruas jalan raya Palutungan–Cisantana, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Jumat (26/12/2025) sore. Kondisi tersebut membuat jarak pandang pengendara menjadi terbatas, terutama di sejumlah titik rawan seperti kawasan pertigaan Bubulak.

Pantauan di lapangan sebagaimana dalam laporan petugas melalui rekaman video, kabut turun cukup pekat disertai hujan sejak sore hari dan menutup sebagian jalur menuju kawasan wisata Palutungan.

Menyikapi kondisi tersebut, petugas kepolisian setempat terlihat melakukan pengamanan serta pengaturan arus lalu lintas, sembari memberikan imbauan kepada para pengendara agar menyalakan lampu kendaraan dan mengurangi kecepatan.

Meski cuaca berkabut, arus kunjungan wisata ke kawasan Cisantana–Palutungan terpantau tetap tinggi. Sejumlah destinasi wisata populer seperti Arunika, Palutungan, hingga beberapa spot wisata alam lainnya masih dipadati pengunjung yang memanfaatkan libur panjang akhir tahun.

Banyak wisatawan justru memanfaatkan suasana kabut sebagai daya tarik tersendiri. Kabut tebal yang menyelimuti kawasan pegunungan menciptakan panorama alam yang eksotis dan menjadi latar favorit pengunjung untuk berfoto, terutama di kawasan Arunika yang dikenal dengan pemandangan lanskap alam terbuka.

Namun demikian, petugas tetap mengingatkan pengelola dan pengunjung agar tidak lengah. Wisatawan diimbau untuk memperhatikan keselamatan, terutama saat berkendara di jalur menanjak dan berkelok, serta menghindari berhenti terlalu lama di bahu jalan yang dapat mengganggu arus lalu lintas.

Pihak kepolisian juga mengingatkan bahwa kondisi kabut di kawasan Palutungan–Cisantana kerap muncul pada sore hingga malam hari, khususnya saat musim liburan.

Oleh karena itu, masyarakat diminta merencanakan perjalanan dengan baik dan mengutamakan keselamatan selama menikmati wisata alam di Kabupaten Kuningan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *