Ular Tambelang Ngumpet di Rumah Warga, Langsung Dievakuasi Damkar

Ular Tambelang Ngumpet di Rumah Warga, Langsung Dievakuasi Damkar
Petugas Damkar Kuningan foto bersama anak-anak sambil menampakkan ular Tambelang yang berhasil dievakuasi dari rumah warga, Minggu (28/12/2025). Foto: ist
Desember 28, 2025 34 Dilihat

SIWINDU.COM – Warga Dusun Wage, Desa Windujanten, Kecamatan Kadugede, Kabupaten Kuningan, dibuat resah dengan kemunculan seekor ular tamelang di salah satu rumah warga, Minggu (28/12/2025) malam. Ular yang dikenal berbisa tersebut sempat melata di atas kabel rumah sebelum akhirnya bersembunyi di bawah kursi.

Peristiwa ini dialami Agung (30), seorang wiraswasta, yang pertama kali melihat ular sekitar pukul 18.30 WIB. Menyadari potensi bahaya, ia segera memberi tahu tetangganya. Namun, kehadiran warga yang semakin banyak justru membuat ular bergerak menjauh dan menghilang ke bawah kursi di samping rumah.

Merasa terancam, Agung kemudian melaporkan kejadian tersebut ke UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan untuk meminta bantuan evakuasi.

Kepala UPT Damkar Satpol PP Kuningan, Andri Arga Kusumah, membenarkan adanya operasi penangkapan ular tersebut. Ia menjelaskan, ular yang dievakuasi diindikasikan merupakan ular cincin emas atau dalam istilah ilmiah disebut Boiga dendrophila (dikenal ular Tambelang di masyarakat Sunda), yang termasuk spesies ular berbisa tingkat menengah.

“Laporan kami terima pukul 19.46 WIB. Petugas langsung bergerak dan tiba di lokasi pukul 19.58 WIB. Evakuasi berhasil diselesaikan sekitar pukul 20.05 WIB,” ujar Andri.

Evakuasi dilakukan oleh dua anggota piket regu 1 UPT Damkar Satpol PP Kuningan. Proses penanganan berlangsung cepat, kurang lebih tujuh menit, karena posisi ular sudah berada di bawah kursi sehingga mudah dijangkau petugas.

“Anggota langsung mencapit ular dan mengamankannya. Tidak ada hambatan berarti dalam proses evakuasi,” tambahnya.

Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materi. Namun, Andri menegaskan, keberadaan ular berbisa di lingkungan permukiman dapat membahayakan penghuni rumah dan warga sekitar jika tidak segera ditangani.

Baca Juga:  Geger Tengah Malam! Guru Ditemukan Tewas Membengkak di Dalam Sumur Sekolah

Sebagai langkah pencegahan, Damkar Satpol PP Kuningan mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan rumah, menghindari tumpukan barang bekas yang berpotensi menjadi sarang ular, serta tetap tenang apabila menemukan ular.

“Pantau pergerakan ular dari jarak aman dan segera laporkan ke petugas. Jangan mencoba menangkap sendiri karena sangat berisiko,” pungkas Andri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *