Madam Kopi Hadir di Kuningan, Angkat Konsep Warkop Edukasi untuk Anak Muda

Madam Kopi Hadir di Kuningan, Angkat Konsep Warkop Edukasi untuk Anak Muda
Owner Madam Kopi, Lena Herlina, memotong tumpeng dalam acara Launching Madam Kopi, Kamis (22/1/2026) sore. Foto: Mumuh Muhyiddin/Siwindu.com
2 minggu ago 40 Dilihat

SIWINDU.COM – Warkop Madam Kopi resmi hadir di Kabupaten Kuningan dengan mengusung konsep berbeda dari warkop pada umumnya. Berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, tepat di sebelah barat Pasar Darurat Kuningan, Madam Kopi diluncurkan secara resmi, Kamis (22/1/2026) sore sebagai ruang edukasi, kreativitas, dan kolaborasi bagi anak muda.

Acara launching tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting daerah, di antaranya Ketua KONI Kabupaten Kuningan H Trias Andriana bersama Sekretaris Asep Z Fauzi, Ketua DPRD Kabupaten Kuningan Nuzul Rachdy, serta dua anggota DPRD Kuningan yakni H Nono dari Fraksi PDIP dan Sri Laelasari dari Fraksi Partai Gerindra.

Sejumlah karangan bunga ucapan selamat tampak menghiasi halaman depan Madam Kopi. Ucapan tersebut datang dari berbagai kolega dan tokoh, di antaranya Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto serta Bupati Kuningan H Dian Rachmat Yanuar.

Launching Madam Kopi ditandai dengan doa keselamatan yang dipimpin Asep Z Fauzi, dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Owner Madam Kopi, Lena Herlina, sebagai simbol harapan agar usaha ini tumbuh dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.

Owner Madam Kopi, Lena Herlina, menjelaskan, kehadiran Madam Kopi berangkat dari kebutuhan nyata anak muda Kuningan akan ruang yang nyaman, terjangkau, dan memiliki nilai edukatif.

“Madam Kopi ini bukan sekadar tempat ngopi. Tujuan utamanya menjadi wadah anak-anak muda, terutama yang hobi esport. Sekarang esport sudah menjadi olahraga, jadi kami siapkan tempat yang nyaman, internet yang kuat, dan ruang yang mendukung,” ujar Lena.

Selain sebagai ruang esport, Madam Kopi juga diarahkan menjadi pusat diskusi dan pengembangan kapasitas generasi muda. Berbagai kegiatan seperti diskusi santai, bedah buku, hingga pembahasan isu kebangsaan, lingkungan, dan ekonomi direncanakan rutin digelar.

Baca Juga:  PDIP Kuningan Gelar Tes Susulan Calon Ketua PAC, Seleksi Ketat Libatkan Akademisi

“Anak-anak muda ini ingin punya tempat ngopi yang bisa sambil ngobrol, diskusi, dan bertukar ide. Mereka ingin bertemu dengan orang-orang yang satu frekuensi, membahas kebaikan, mengasah skill, dan membangun masa depan,” jelasnya.

Lena menambahkan, Madam Kopi juga ingin mengubah paradigma generasi muda yang selama ini cenderung berorientasi menjadi pegawai atau PNS.

“Kami dorong mereka untuk berani belajar usaha dan ekonomi. Daripada menunggu bertahun-tahun, lebih baik mulai membangun kemandirian sejak sekarang,” katanya.

Dalam waktu dekat, Madam Kopi juga telah menerima pemesanan tempat untuk kegiatan esport pada 25 Januari 2026, lengkap dengan dukungan event organizer (EO). Selain itu, sejumlah komunitas mahasiswa dan pemuda lintas kampus di Kuningan telah menyatakan minat menjadikan Madam Kopi sebagai ruang berkegiatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *