Pastikan Mutu Program MBG, Wamendagri Akhmad Wiyagus Sambangi SPPG Kasturi 2 Kuningan

Pastikan Mutu Program MBG, Wamendagri Akhmad Wiyagus Sambangi SPPG Kasturi 2 Kuningan
Wamendagri RI Komjen Pol (Purn) Akhmad Wiyagus meninjau Dapur SPPG Kasturi 2 di Kabupaten Kuningan, Jumat (6/2/2026), didampingi Bupati Kuningan dan jajaran, guna memastikan Program MBG berjalan sesuai standar. (Foto: Mumuh Muhyiddin/Siwindu.com)
Februari 6, 2026 32 Dilihat

SIWINDU.COM – Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Komjen Pol (Purn) Akhmad Wiyagus, menyambangi Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kasturi 2 Kuningan, Jumat (6/2/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan mutu pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah.

Dalam kunjungan tersebut, Wamendagri didampingi Bupati Kuningan, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah selaku Ketua Satgas Percepatan Program MBG, Kapolres Kuningan, serta sejumlah pejabat pemerintah daerah lainnya.

Pimpinan Yayasan Pelita Jiwa Mandiri selaku mitra pengelola SPPG Kasturi 2, Cecep Hendie ST, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan atas kepercayaan yang diberikan dengan menjadikan SPPG Kasturi 2 sebagai lokasi kunjungan kerja Wamendagri.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan, khususnya Pak Bupati dan Pak Sekda selaku Ketua Satgas percepatan Program MBG, atas kepercayaannya. Ini merupakan sebuah kehormatan bagi kami selaku pengelola SPPG Kasturi 2,” ujar Cecep kepada sejumlah wartawan.

Cecep mengungkapkan, dalam peninjauan tersebut Wamendagri menyampaikan, secara umum Dapur SPPG Kasturi 2 telah memenuhi standar operasional. Meski demikian, pihak pengelola tetap didorong untuk terus melakukan peningkatan kualitas, baik dari sisi kebersihan, kelengkapan peralatan, maupun tata kelola manajemen dapur.

“Disampaikan tadi bahwa dapur ini sudah sesuai standar. Namun kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas, karena SPPG ini berkaitan langsung dengan pemenuhan gizi dan masa depan generasi penerus,” tegasnya.

Selain itu, Wamendagri juga menekankan pentingnya transparansi dan keterbukaan informasi kepada publik, terutama melalui pemanfaatan media digital. Informasi mengenai menu harian, kandungan gizi, hingga proses pengolahan diharapkan dapat disampaikan secara terbuka kepada masyarakat.

“Sekarang ini eranya media. Menu, kandungan gizi, dan proses penyajian perlu diinformasikan. Alhamdulillah, untuk hal tersebut sudah kami jalankan,” kata Cecep.

Baca Juga:  Menu MBG Banyak Dikomplain, Komisi IV DPRD Kuningan Minta Satgas Segera Bergerak

Ia menambahkan, Dapur SPPG Kasturi 2 saat ini telah beroperasi selama sekitar tiga minggu dan melayani penerima manfaat secara bertahap. Hingga kini, jumlah penerima manfaat mencapai sekitar 1.900 orang, dari target maksimal 2.400 penerima.

“Pelaksanaannya dilakukan bertahap agar kualitas tetap terjaga. Minggu pertama sekitar 1.000 penerima, minggu kedua 1.500, dan minggu ketiga mendekati 2.000 penerima manfaat,” jelasnya.

Menurut Cecep, keberhasilan program MBG tidak hanya diukur dari jumlah penerima, tetapi juga dari tingkat penerimaan makanan oleh siswa dan masyarakat.

“Kepuasan kami itu ketika wadah makanan kembali dalam kondisi kosong atau hanya tersisa sedikit. Itu artinya makanan diterima dengan baik oleh para penerima manfaat,” ujarnya.

Untuk menjaga kualitas tersebut, pihak SPPG Kasturi 2 secara rutin melakukan monitoring ke sekolah-sekolah dan penerima manfaat, guna menyerap masukan terkait menu dan pola penyajian.

Sejalan dengan arahan Bupati Kuningan dan Wamendagri, pihak pengelola menegaskan komitmennya untuk terus menjaga konsistensi standar kebersihan, kelengkapan peralatan, serta manajemen dapur.

“Arahan beliau jelas, tinggal dipertahankan dan ditingkatkan, baik dari kebersihan, peralatan, hingga manajemen. Kami siap menjalankannya,” pungkas Cecep yang merupakan mantan Ketua DPD KNPI itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *