1.200 Warga Disurvei Acak Jamparing, 88,84 Persen Beri Nilai Positif Kinerja Setahun Dian-Tuti

1.200 Warga Disurvei Acak Jamparing, 88,84 Persen Beri Nilai Positif Kinerja Setahun Dian-Tuti
Peneliti Jamparing Research, Topic Offirstson, tengah merilis hasil survei setahun kinerja Bupati dan Wabup Kuningan (Dian-Tuti) di RM Cibentang, Minggu (15/2/2026). Foto: mumuh muhyiddin/siwindu.com
Februari 15, 2026 29 Dilihat

SIWINDU.COM – Jamparing Research merilis hasil survei satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar dan Tuti Andriani. Dari 1.200 warga yang disurvei secara acak, sebanyak 88,84 persen responden memberikan nilai positif (6-10) terhadap kinerja Bupati dalam satu tahun masa jabatan sejak dilantik 20 Februari 2025.

Rilis survei tersebut disampaikan dalam konferensi pers di RM Cibentang, Jalan Raya Cilowa-Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Minggu (15/2/2026) siang. Hasil survei dipaparkan langsung peneliti Jamparing Research, Topic Offirstson MSi MPd, didampingi rekannya Tio Heriana MPd.

Topic menjelaskan, survei dilaksanakan 8–12 Februari 2026 di 32 kecamatan se-Kabupaten Kuningan menggunakan metode multistage random sampling. Sebanyak 1.200 responden dipilih secara acak bertingkat dengan margin of error ±2,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

“Pemilihan responden dilakukan secara acak bertingkat mulai dari desa atau kelurahan, dusun atau blok, RW, RT, keluarga hingga individu. Wawancara dilakukan secara tatap muka oleh 100 surveyor, dengan pengendalian mutu melalui rekrutmen dan pelatihan, spotcheck lapangan, serta validasi dan call-back,” ujar Topic.

Selain 88,84 persen responden yang memberi nilai positif (6–10) kepada Bupati, sebanyak 84,49 persen juga memberikan nilai positif terhadap kinerja Wakil Bupati dalam satu tahun pertama.

“Mayoritas masyarakat menilai kinerja kepala daerah pada kategori cukup baik hingga sangat baik. Ini menunjukkan persepsi publik terhadap tahun pertama kepemimpinan relatif positif,” katanya.

Survei juga mencatat, sebanyak 83,01 persen responden memberikan nilai positif terhadap realisasi janji politik Bupati–Wakil Bupati dalam satu tahun. Dalam penilaian program unggulan, apresiasi tertinggi diberikan pada Program Pendidikan sebesar 87,66 persen dan Program Kesehatan sebesar 87,17 persen.

Baca Juga:  Jamparing Gandeng Kaka Suminta, Gen Z Diajak Peka Demokrasi Lewat DISADA

Disusul peningkatan kualitas pelayanan ASN sebesar 83,33 persen dan realisasi perbaikan jalan rusak sebesar 83,16 persen. Program Pertanian mendapat 80,50 persen, UMKM dan Ekonomi Kreatif 78,34 persen, manajemen APBD 78,00 persen, Nata Daya 77,00 persen, Kemudahan Investasi dan Usaha 76,50 persen, Gema Sadulur 76,00 persen, Pemanfaatan Pekarangan Rumah 75,50 persen, serta bantuan rutilahu 78,33 persen.

Adapun kinerja dalam menuntaskan persoalan gagal bayar memperoleh nilai positif sebesar 73,33 persen, menjadi salah satu indikator dengan tingkat apresiasi relatif lebih rendah.

Meski mayoritas memberikan penilaian positif, survei juga mencatat sejumlah catatan kritis. Alasan utama responden memberikan nilai rendah adalah perbaikan jalan yang dinilai belum merata hingga pelosok sebesar 48,5 persen. Selain itu, sulitnya lapangan kerja 19,4 persen, layanan kesehatan yang masih dianggap ribet 13,4 persen, persepsi meningkatnya curanmor 9 persen, dan faktor lainnya 2,2 persen.

“Catatan ini menjadi masukan penting. Infrastruktur, penciptaan lapangan kerja, serta kualitas pelayanan publik menjadi perhatian utama masyarakat,” pungkas Topic.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *