Demi Cincin Persahabatan, Jari Pelajar Nyaris Bengkak Parah, Damkar Kuningan Turun Tangan!

Demi Cincin Persahabatan, Jari Pelajar Nyaris Bengkak Parah, Damkar Kuningan Turun Tangan!
Petugas Damkar Kuningan melakukan penyelamatan untuk mengeluarkan cincin di jari seorang pelajar yang nyaris bengkak, Jumat (4/4/2025) dini hari. Foto: ist
April 4, 2025 95 Dilihat

Siwindu.com – Seorang pelajar asal Dusun Manis, Desa Randobawagirang, Kecamatan Mandirancan, Kabupaten Kuningan, Dzaky Faturrahman (17), harus dilarikan ke kantor Pemadam Kebakaran (Damkar) setelah jari manis kirinya membengkak akibat cincin yang terlalu sempit, Jumat (4/4/2025) dini hari tadi.

Laporan diterima oleh pihak UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan dari ibu korban, Eva Yunita, pada pukul 03.00 WIB. Menurut keterangan, cincin tersebut diberikan oleh seorang teman korban sekitar pukul 19.00 WIB dan langsung dikenakan meskipun terasa sempit. Pada pukul 01.00 WIB, Dzaky merasakan nyeri dan pembengkakan di jarinya saat tidur.

Zaki Faturrahman (tengah) terlihat sumringah usai ditolong petugas Damkar untuk melepaskan cincin di jari tangannya yang sulit dilepas, Jumat (4/4/2025) dini hari. Foto: ist
Zaki Faturrahman (tengah) terlihat sumringah usai ditolong petugas Damkar untuk melepaskan cincin di jari tangannya yang sulit dilepas, Jumat (4/4/2025) dini hari. Foto: ist

Awalnya, korban sempat dibawa ke RSUD Linggajati, namun pihak rumah sakit menyarankan agar penanganan dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim dari Regu 2 UPT Pemadam Kebakaran segera melakukan evakuasi cincin.

Penanganan selesai pada pukul 05.00 WIB dan berlangsung tanpa hambatan. Beruntung korban segera berkoordinasi dengan petugas Damkar, sebab jika tidak segera ditangani, jari korban dikhawatirkan akan mengalami pembengkakan lebih parah.

Setelah proses evakuasi selesai, korban Dzaky Faturrahman menyampaikan rasa syukurnya atas pertolongan yang diberikan.

“Saya sangat berterima kasih kepada petugas Damkar Kuningan yang sudah membantu dengan cepat dan sabar. Awalnya saya panik, tapi Alhamdulillah bisa ditangani tanpa harus operasi atau tindakan medis lainnya,” ujar Dzaky dengan lega.

Kepala UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan, Andri Arga Kusumah, menghimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam mengenakan aksesori yang ketat atau tidak sesuai ukuran.

“Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya para remaja, untuk tidak memaksakan penggunaan cincin atau aksesori lain yang tidak pas di jari. Hal ini bisa menyebabkan gangguan peredaran darah bahkan berpotensi cedera serius. Jika mengalami kesulitan, segera hubungi layanan darurat kami, karena selain kebakaran, Damkar juga menangani penyelamatan non kebakaran seperti ini,” ujarnya.

Baca Juga:  Ular Tambelang Ngumpet di Rumah Warga, Langsung Dievakuasi Damkar

Andri juga mengingatkan agar masyarakat tidak ragu menghubungi UPT Damkar melalui kanal layanan resmi apabila mengalami kondisi darurat serupa, karena keselamatan warga merupakan prioritas utama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *