SIWINDU.com – Dalam agenda Reses III Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Drs Toto Suharto SFarn Apt dari Fraksi PAN menyambangi GOR Desa Karanganyar, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan, Senin (28/7/2025) sore. Kunjungan ini dimanfaatkan warga untuk menyampaikan berbagai aspirasi penting, terutama menyangkut infrastruktur, pertanian, dan program bantuan pemerintah.
Ketua BPD Karanganyar, H Kasi, menyoroti pentingnya perbaikan infrastruktur jalan di desanya. Menurutnya, Karanganyar kerap menjadi jalur alternatif saat terjadi longsor di wilayah Cipasung, namun hingga kini belum juga mendapat perhatian perbaikan jalan.
“Katanya mau ada perbaikan, tapi sampai sekarang belum juga. Mohon ini diperjuangkan oleh Pak Toto,” ujar H Kasi.
Ia juga menyampaikan terima kasih atas program pemutihan pajak kendaraan yang dianggap sangat membantu ekonomi masyarakat. Selain itu, ia berharap program-program penguatan ekonomi desa seperti BUMDes dan Kopdes bisa diarahkan pula ke Karanganyar.
Sementara itu, Kasie Kesra Desa Karanganyar menyoroti soal keberadaan desa sebagai penghasil tembakau. Sayangnya, pemerintah desa terkendala aturan sehingga tidak bisa mengalokasikan anggaran untuk membantu petani tembakau.
“Kami berharap Pemkab maupun Pemprov bisa memberikan bantuan keuangan agar Pemdes bisa menyalurkannya untuk petani tembakau,” ujarnya.
Tak hanya itu, ia juga menyinggung program Rutilahu yang belum kunjung terealisasi di desanya. Ia meminta agar Pemerintah Provinsi melalui legislatornya bisa mendorong realisasi bantuan tersebut.
Aspirasi lain datang dari perwakilan ibu-ibu, Ayu, yang mengusulkan dukungan untuk pertanian umbi-umbian, khususnya ubi dan singkong.
Menanggapi hal itu, Toto Suharto menyampaikan bahwa seluruh aspirasi akan dibawa ke forum paripurna DPRD Jabar dan disampaikan langsung kepada Gubernur Jawa Barat KDM.
“Terkait tembakau, memang perlu adanya bantuan permodalan. Kami akan diskusikan di DPRD Jabar. Kami akan rumuskan agar Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCT) ini masuk juga kepada petani tembakau,” tegasnya.
Untuk program Rutilahu, Toto menyebut perlunya peningkatan anggaran agar program berjalan efektif.
“Jangan sampai stimulan hanya lima juta rupiah. Harusnya bisa lima puluh juta. Insya Allah saya kawal di provinsi,” katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa permodalan UMKM menjadi perhatian, dan akan ada pelatihan-pelatihan yang akan didorong di tingkat provinsi. Toto pun berharap masyarakat turut mendoakan agar dirinya bisa menjalankan amanah sebagai wakil rakyat dari Dapil Jabar XIII yang meliputi Kuningan, Ciamis, Pangandaran, dan Banjar.
“Kalau dulu banyak dari Ciamis, Alhamdulillah sekarang dari Kuningan juga ada, termasuk saya dari Desa Japara,” tuturnya.
SIWINDU.COM Berita Kuningan Terbaru Hari Ini