Didukung 22 PAC untuk Pimpin DPC PDIP Kuningan, Rana: Itu Gambaran

Didukung 22 PAC untuk Pimpin DPC PDIP Kuningan, Rana: Itu Gambaran
Ketua Fraksi PDIP Rana Suparman (kiri) berbincang dengan sejumlah wartawan terkait bursa kandidat Ketua DPC PDIP Kabupaten Kuningan, di gedung DPRD, Senin (3/11/225) sore. Foto: ist
November 4, 2025 37 Dilihat

Siwindu.com – Dukungan terhadap Rana Suparman SSos dalam bursa calon Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kuningan terus menguat. Dalam proses penjaringan di tingkat bawah, mantan Ketua DPRD Kuningan itu disebut telah mengantongi dukungan dari 22 Pimpinan Anak Cabang (PAC) tingkat Kecamatan.

Namun, meski unggul di basis struktural partai, Rana memilih tetap merendah. Ia menegaskan, hasil penjaringan bukan faktor penentu, melainkan hanya gambaran dari dinamika politik internal.

“Kalau penjaringan iya, tapi itu enggak mempengaruhi keputusan DPP. Hanya legalisasi aja, gambaran, enggak lebih dari itu,” ujar Ketua Fraksi PDIP DPRD Kuningan itu saat ditemui sejunlah wartawan di Gedung DPRD, Senin (3/11/2025).

Rana juga membantah kabar yang menyebutkan bursa calon Ketua DPC PDIP Kuningan sudah mengerucut pada tiga nama, Nuzul Rachdy, Rana Suparman dan Lena Herlina. Menurutnya, informasi itu tidak benar alias hoaks.

“Enggak, enggak, itu hoaks ya,” tegasnya.

Ia menjelaskan, hingga kini DPD PDIP Jawa Barat masih memproses enam nama kandidat yang telah diundang untuk mengikuti tahapan klarifikasi. Keenamnya, kata Rana, merupakan kader terbaik partai yang sama-sama siap memimpin.

“Alhamdulillah, keenam-enamnya siap, teruji, dan merupakan kader terbaik,” tambahnya.

Rana memastikan, apapun hasil keputusan DPP PDIP, dirinya bersama para kandidat lain akan tunduk dan loyal terhadap keputusan partai.

“Siapapun yang ditetapkan nanti, kami akan hormati dan dukung penuh,” ujarnya.

Menutup pernyataannya, Rana menyebut tujuannya ikut dalam bursa calon Ketua DPC PDIP Kuningan itu sederhana, yakni mengembalikan kejayaan PDI Perjuangan di Kabupaten Kuningan.

“Harus menang dong partai. Kita pernah berkuasa, ya harus berkuasa kembali,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *