Kuningan Sabet Deretan Penghargaan di Ajang Prestisius Jabar 2025, Insan Pertanian Unjuk Kelas

November 14, 2025 14 Dilihat

Siwindu.com – Kabupaten Kuningan kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah dengan kinerja pertanian paling progresif di Jawa Barat. Pada perhelatan Apresiasi Aparatur dan Non Aparatur Berprestasi Tingkat Jawa Barat Tahun 2025 yang sekaligus menjadi penutup rangkaian Mimbar Sarasehan KTNA se-Jabar, kontingen Kuningan tampil mendominasi dengan menyabet empat penghargaan sekaligus.

Kegiatan yang digelar Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Provinsi Jawa Barat ini berlangsung di Kebon Istimewa, Kampung Margaluyu, Desa Parakan Garokgek, Kecamatan Kiarapedes, Purwakarta, Kamis (13/11/2025). Sejumlah pejabat daerah, penyuluh, petani muda, hingga pengurus KTNA dari berbagai kabupaten/kota hadir mengikuti agenda tahunan tersebut.

Pada ajang yang sarat kompetisi ini, perwakilan Kuningan berhasil merebut prestasi dalam beberapa kategori utama, yakni juara 1 Penyuluh ASN Berprestasi atas nama Muhammad Iskhaq Juarsa AMd (Penyuluh Pertanian Diskatan Kuningan), juara 1 Petani Muda Regeneratif dan Inovatif Tanaman Pangan atas nama Wildan (Petani muda binaan Diskatan), juara 2 BPP Kecamatan Terbaik (BPP Kecamatan Cilimus), dan juara 3 Lomba Asah Terampil KTNA (KTNA Kabupaten Kuningan).

Keberhasilan tersebut mengukuhkan kualitas sumber daya manusia pertanian Kuningan yang selama ini terus digarap serius, baik dari sisi inovasi maupun penguatan kelembagaan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Dr Wahyu Hidayah MSi, menyampaikan kebanggaannya atas torehan prestasi para peserta.

“Syukur Alhamdulillah, capaian ini membuktikan bahwa ekosistem pertanian Kuningan bergerak maju dengan kerja kolektif yang solid. Penyuluh, petani muda, hingga kelembagaan di tingkat kecamatan semua punya kontribusi besar,” ucapnya.

Wahyu juga menegaskan, dukungan Pemerintah Kabupaten Kuningan menjadi salah satu faktor pendorong capaian tersebut.

“Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati selalu mendorong kami untuk bekerja progresif. Arahan dan perhatian beliau terhadap penguatan SDM pertanian sangat signifikan. Begitu pula peran para Kepala BPP, penyuluh, KTNA, dan para petani yang tak pernah berhenti berinovasi,” tambahnya.

Baca Juga:  Diskatan Kuningan Fasilitasi Regenerasi Petani Lewat Aksi Nyata dan Teknologi

Ia menjelaskan, Mimbar Sarasehan KTNA se-Jawa Barat bukan sekadar agenda rutin, melainkan wadah untuk memperkaya pengalaman, memperluas jejaring, dan memperkuat daya saing kelembagaan pertanian.

“Kegiatan ini menghidupkan kembali semangat kebersamaan dan regenerasi petani. Kita ingin semakin banyak anak muda yang melihat pertanian sebagai sektor yang menjanjikan dan modern,” ujar Wahyu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *