Desakan Audit PDAM Kuningan Disorot, Begini Pandangan Pengamat

Desakan Audit PDAM Kuningan Disorot, Begini Pandangan Pengamat
Kantor PAM Tirta Kamuning Kuningan, Jalan RE Martadinata Ancaran. (Foto: net)
Desember 20, 2025 47 Dilihat

SIWINDU.COM – Desakan DPRD Kabupaten Kuningan agar pihak berwenang melakukan audit terhadap PDAM/PAM Tirta Kamuning, mendapat sorotan dari pengamat politik Sujarwo yang akrab disapa Mang Ewo.

Ia menilai, sebagai lembaga yang memiliki fungsi pengawasan, DPRD sejatinya dapat langsung melakukan audit atau evaluasi tanpa perlu menyampaikannya terlebih dahulu ke ruang publik.

“Dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua DPRD, di mana lembaga yang dipimpinnya memiliki fungsi pengawasan, seharusnya jika memang hendak melakukan audit atau evaluasi, bisa langsung dilakukan tanpa harus ‘berteriak’ terlebih dulu,” kata Mang Ewo dalam keterangannya, Sabtu (20/12/2025).

Menurutnya, audit atau evaluasi yang dilakukan secara mendadak justru berpotensi menghasilkan data yang lebih objektif dan apa adanya. Sebaliknya, apabila audit diawali dengan pernyataan keras ke publik, hal tersebut dikhawatirkan menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.

“Tanpa diawali dengan ‘teriakan’, sangat mungkin ketika audit atau evaluasi dilakukan secara mendadak, data yang diperoleh akan lebih original,” ujarnya.

Mang Ewo mengingatkan, publik berhak menafsirkan pernyataan pejabat sesuai sudut pandangnya masing-masing. Karena itu, ia menilai wajar apabila muncul persepsi kurang baik dari masyarakat ketika rencana audit diumumkan secara terbuka dengan nada keras.

“Jangan salahkan masyarakat jika kemudian muncul persepsi negatif dalam memaknai teriakan tersebut,” tegasnya.

Lebih jauh, ia menilai audit atau evaluasi yang diumumkan sejak awal justru berpotensi memberi ruang bagi pihak yang akan diaudit untuk melakukan persiapan tertentu, sehingga tujuan pengawasan menjadi kurang maksimal.

“Ketika audit atau evaluasi diawali dengan ‘teriakan’, terkesan memberi sinyal kepada pihak yang akan diaudit untuk melakukan persiapan segala sesuatunya,” kata Mang Ewo.

Meski demikian, ia menegaskan, fungsi pengawasan DPRD tetap penting dan harus dijalankan secara konsisten, namun dengan cara yang tepat agar tidak menimbulkan persepsi publik yang keliru serta tetap menghasilkan evaluasi yang objektif dan kredibel.

Baca Juga:  Pengamat Ingatkan Resiko Politik Mutasi Pemkab Kuningan

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD yang juga Ketua DPC PKB Kuningan H Ujang Kosasih MSi, mengungkapkan adanya catatan biaya operasional di PDAM Tirta Kamuning yang sangat tinggi, sehingga berada di luar nalar. Untuk itu, Ujang berharap agar pihak terkait dapat segera mengaudit PDAM, dan DPRD Kuningan pun dalam waktu dekat akan memanggil PDAM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *