30 Pejabat Kuningan Jalani Ujikom Dua Hari Berturut-turut, Siapa Bertahan Siapa Tergeser? 

30 Pejabat Kuningan Jalani Ujikom Dua Hari Berturut-turut, Siapa Bertahan Siapa Tergeser? 
Proses evaluasi kinerja dan Ujikom pejabat eselon II lingkup Pemda Kuningan berlangsung 2 hari di BKPSDM Kuningan, Desa Cikaso Kecamatan Kramatmulya, Jumat-Sabtu (26/27/4/2025). Foto: Mumuh Muhyiddin/Siwindu.com
April 27, 2025 144 Dilihat

Siwindu.com – Pemerintah Kabupaten Kuningan mulai melakukan langkah besar dalam penyegaran birokrasi. Sebanyak 30 pejabat eselon II mengikuti uji kompetensi intensif selama dua hari, Jumat dan Sabtu (25–26/4/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung UPTD Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kuningan, di Desa Cikaso Kecamatan Kramatmulya ini menjadi tahap penting dalam evaluasi kinerja para pimpinan organisasi perangkat daerah.

Bupati Kuningan H Dian Rachmat Yanuar bersama Wakil Bupati Hj Tuti Andriani dikabarkan tengah menyiapkan strategi besar dalam menata ulang struktur pemerintahan daerah mereka di periode kepemimpinan saat ini.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala BKPSDM Kuningan H Ucu Suryana membenarkan pelaksanaan uji kompetensi tersebut. Ia menyebutkan bahwa peserta merupakan para pejabat JPT Pratama yang dinilai dari sisi performa dan kapabilitas dalam menjalankan tugas.

“Sebanyak 30 pejabat mengikuti tahapan uji kompetensi ini. Prosesnya berlangsung selama dua hari dan hasilnya akan menjadi bahan pertimbangan pimpinan daerah dalam melakukan penyegaran birokrasi. Untuk menjaga objektivitas penilaian, penguji kami datangkan dari luar daerah,” jelas Ucu Suryana kepada sejumlah wartawan di lokasi Ujikom, Jumat (25/4/2025).

Pengamat politik dan pemerintahan Kana Kurniawan, menilai bahwa pelaksanaan uji kompetensi ini menjadi momen penting untuk membangun birokrasi Pemerintah Kabupaten Kuningan yang lebih profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Menurut Kana, uji kompetensi harus menjadi instrumen untuk memastikan bahwa pejabat yang terpilih nantinya benar-benar memiliki kapasitas, integritas, dan komitmen dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

“Harapan kita, hasil dari uji kompetensi ini tidak hanya menjadi formalitas semata. Tapi benar-benar menghasilkan pemetaan potensi aparatur yang objektif sehingga mampu mendorong kinerja pemerintahan yang lebih baik,” harapnya.

Baca Juga:  HMI Ingatkan Bupati Kuningan Tidak Balas Dendam Kekuasaan dalam Proses Mutasi

Ia juga menekankan pentingnya transparansi dalam seluruh tahapan proses agar hasilnya benar-benar kredibel dan bisa diterima semua pihak.

“Kalau semua berjalan dengan prinsip meritokrasi, maka ke depan kita akan melihat birokrasi Kuningan yang lebih adaptif, inovatif, dan berorientasi pada hasil,” tandas Kana yang merupakan mantan aktivitas Ikatan Mahasiswa Kuningan (IMK) Wilayah Cirebon itu.

Langkah uji kompetensi ini, lanjut Kana, memperkuat indikasi akan adanya rotasi dan promosi jabatan dalam waktu dekat. Publik kini menanti bagaimana pergeseran peta birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan di bawah komando Dian dan Tuti.

“Kita lihat saja nanti, siapa yang bertahan dan siapa yang tergeser. Ujungnya ini ada di tangan Pak Bupati,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *