ASN Inovatif dari Kuningan, Wahyu Hidayah Melaju ke Enam Besar PNS Berprestasi Jabar, Berpeluang Masuk Nasional

ASN Inovatif dari Kuningan, Wahyu Hidayah Melaju ke Enam Besar PNS Berprestasi Jabar, Berpeluang Masuk Nasional
Kepala Diskatan (Pj Sekda) Kuningan Wahyu Hidayah, saat visitasi lapangan Inovasi ASN Berprestasi 2025 oleh tim dari Jabar di Aula Balai Desa Cihirup, Kecamatan Ciawigebang, Kuningan, Jumat (3/10/2025). Foto: Mumuh Muhyiddin/Siwindu.com
Oktober 3, 2025 68 Dilihat

Siwindu.com Sosok Dr Wahyu Hidayah MSi, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) sekaligus Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Kuningan, kembali mengharumkan nama daerah. Lewat inovasi “Strategi Regenerasi Petani dalam Menjawab Tantangan Ketahanan Pangan di Era Modern”, ia berhasil menembus enam besar PNS Berprestasi Jawa Barat 2025 dan berpeluang melaju ke ajang tingkat nasional.

Visitasi lapangan atas inovasi tersebut digelar di Desa Cihirup, Kecamatan Ciawigebang, Jumat (3/10/2025). Tim juri terdiri dari akademisi ternama Jawa Barat, yakni Prof H Agus Ahmad Safei (UIN SGD Bandung), Prof H Karim Suryadi (UPI Bandung), Prof Ridwan Sutriadi (ITB), dan Dr Ferry Hadiyanto (Unpad Bandung). Kehadiran mereka turut didampingi jajaran Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Barat.

Kepala Bidang Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan BKD Jabar, Nenden Tatin Maryati SSTP MAB, menjelaskan, Wahyu sudah memasuki tahap ketiga dari total 264 kandidat. “Pak Wahyu masuk kategori inovatif. Saat ini, bersama sembilan kandidat lain disaring menjadi enam besar. Tahap berikutnya adalah adu gagasan sebelum dipilih juara 1, 2, dan 3,” terangnya.

Menurut Nenden, visitasi bukan hanya menilai paparan inovasi Wahyu, melainkan juga testimoni dari berbagai pihak. “Hari ini yang diuji bukan hanya Pak Wahyu, tapi juga para bobotoh atau pendukungnya, mulai dari atasan, bawahan, akademisi, dunia usaha, hingga komunitas masyarakat,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi turut memberikan testimoni langsung. Ia menyebut Wahyu Hidayah sebagai sosok ASN yang penuh dedikasi, inovatif, dan memiliki daya jejaring luas.

“Sejak lama saya kenal beliau, dari masih Kabid di Bappeda hingga kini dipercaya menjadi Kadis Pertanian sekaligus Pj Sekda. Beliau tipikal ASN yang tidak pernah diam, selalu menciptakan inovasi, dan pandai membangun kolaborasi,” tutur Bupati.

Baca Juga:  Bupati Kuningan Tandatangani Komitmen Manajemen Talenta ASN di BKN Bandung

Bupati juga menekankan peran Wahyu dalam melobi kementerian sehingga Kuningan mendapat banyak bantuan di tengah keterbatasan APBD. “Bukan hanya pintar menyusun program, tapi juga punya daya jelajah tinggi. Ini sangat penting bagi seorang kepala dinas di era sekarang,” ujarnya.

Lebih jauh, mantan Sekda Kuningan ini mengapresiasi terobosan Wahyu yang berhasil menarik minat generasi muda ke sektor pertanian. “Hari ini kita punya lebih dari 60 kelompok petani milenial dengan 685 anggota aktif. Ini bukti nyata transformasi pertanian dari yang konvensional menuju modern,” tambahnya.

Inovasi Wahyu lahir dari keprihatinan terhadap krisis regenerasi petani di Kuningan, di mana lebih dari 60 persen petani berusia di atas 45 tahun. Ia merancang solusi integratif, mulai dari sekolah lapang bagi petani muda, distribusi alat dan mesin pertanian (alsintan), penguatan Kelompok Wanita Tani (KWT), hingga pemasaran digital dan fisik melalui Pasar Tani Milenial dan Masagi Mart.

Hingga kini sudah terbentuk 60 kelompok petani milenial, 80 unit alsintan didistribusikan, dan 685 petani muda aktif. Dampaknya, produktivitas dan pendapatan petani meningkat hingga 20 persen.

“Ini bukan sekadar lomba, tapi gerakan nyata. Saya ingin memastikan regenerasi petani berjalan, bukan hanya di Kuningan, tapi bisa direplikasi lebih luas, bahkan menjadi model nasional,” tegas Wahyu.

Kini perjalanan Wahyu tinggal menunggu hasil penilaian tahap visitasi. Jika lolos, ia akan tampil di final enam besar, sekaligus membuka peluang besar bagi Kabupaten Kuningan untuk mewakili Jawa Barat di tingkat nasional dalam Anugerah ASN 2025.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *