Gejolak Cihideung Hilir, DPMD Kuningan Minta Pemdes Jaga Kepercayaan Warga

Gejolak Cihideung Hilir, DPMD Kuningan Minta Pemdes Jaga Kepercayaan Warga
Aksi demonstrasi warga Desa Cihideung Hilir Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan digelar Senin (5/1/2026) pagi. Foto: ist
4 minggu ago 33 Dilihat

SIWINDU.COM – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kuningan menanggapi aksi demonstrasi ribuan warga Desa Cihideung Hilir, Kecamatan Cidahu, yang terjadi Senin (5/1/2026). Aksi tersebut menjadi sinyal kuat adanya penurunan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah desa.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kuningan, H Budi Alimuddin SH MSi, menilai unjuk rasa warga merupakan bentuk penyampaian sikap dan evaluasi publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa.

“Fenomena unjuk rasa warga merupakan penyampaian sikap masyarakat terhadap kinerja pemerintah desa,” ujar Budi Alimuddin, kepada Siwindu.com, Selasa (6/1/2026) pagi.

Ia menegaskan, pemerintah daerah memahami dinamika yang terjadi di tingkat desa. Namun demikian, setiap persoalan, termasuk tuntutan pengunduran diri kepala desa dan perangkat desa, tetap harus diselesaikan sesuai ketentuan hukum dan mekanisme yang berlaku.

“Terkait kepala desa dan perangkat desa yang mengundurkan diri, tentu kami mengikuti aturan dan mekanisme yang ada,” tegasnya.

Budi menambahkan, peristiwa di Desa Cihideung Hilir harus menjadi pembelajaran bagi seluruh pemerintah desa di Kabupaten Kuningan. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas wilayah serta membangun kembali kepercayaan masyarakat melalui tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel.

Budi juga meminta seluruh pemerintah desa di Kabupaten Kuningan untuk lebih terbuka dalam pengelolaan keuangan desa, sehingga masyarakat dapat memahaminya dengan baik, dan utamanya pembangunan di desa dalam berbagai bidang bisa benar-benar berjalan dan terwujud.

“Rekan-rekan pemerintah desa diharapkan dapat menjaga kondusivitas, menjaga kepercayaan masyarakat, serta melaksanakan transparansi pengelolaan keuangan desa. Selain itu, penting untuk terus berkoordinasi dengan BPD dan lembaga desa lainnya agar penyelenggaraan pemerintahan desa berjalan dengan baik,” pintanya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, ribuan warga Desa Cihideung Hilir menggelar aksi unjuk rasa di depan Balai Desa, Senin (5/1/2026). Aksi tersebut dipicu kekecewaan warga terhadap dugaan ketidaktransparanan pengelolaan Dana Desa dan berujung pada pernyataan mundurnya kepala desa beserta 12 perangkat desa.

Baca Juga:  Digeruduk Ribuan Warga, Kades Cihideung Hilir dan 12 Perangkatnya Mundur

Pemerintah Kabupaten Kuningan memastikan akan memantau perkembangan situasi serta menindaklanjuti setiap proses sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *