Paket MBG Ramadan 3 Hari Tuai Tanda Tanya, SPPG Diminta Klarifikasi

Paket MBG Ramadan 3 Hari Tuai Tanda Tanya, SPPG Diminta Klarifikasi
Paket menu MBG Ramadan yang disebut untuk konsumsi tiga hari dan beredar di masyarakat. Komposisi serta kisaran nilainya kini menjadi sorotan publik.(Foto: screenshoot WA Grup)
Februari 24, 2026 74 Dilihat

Siwindu.com – Paket Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di awal Ramadan yang disebut diperuntukkan untuk tiga hari, menuai tanda tanya di kalangan masyarakat. Komposisi menu yang beredar melalui foto dan pesan berantai dinilai perlu penjelasan lebih lanjut dari pihak pelaksana (SPPG).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, salah satu sekolah yang diduga penerima manfaat paket MBG tersebut adalah MI di Desa Cikaso, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, Senin (23/2/2026). Dalam foto yang beredar, paket berisi roti kemasan, satu butir telur, satu kotak susu, buah (jeruk dan pisang), serta bahan kering.

Paket MBG Ramadan 3 Hari Tuai Tanda Tanya, SPPG Diminta Klarifikasi
Paket MBG Ramadan 3 Hari Tuai Tanda Tanya, SPPG Diminta Klarifikasi. (Foto: screenshoot WA Grup)

“Ini infonya sih di MI Cikaso,” kata salah seorang sumber dalam perbincangan di WA grup.

Narasi yang menyertai unggahan menyebut paket tersebut untuk konsumsi tiga hari selama Ramadan. Komposisi itu kemudian memunculkan pertanyaan publik terkait kecukupan dan kesesuaian nilainya.

“Judulnya ini MBG 3 hari, tapi susu cuma 1, telor 1. Itungan yang benar cuma roti doang 3,” keluh warga yang tertuang dalam tulisan status WA itu.

Berdasarkan kisaran harga eceran umum di pasaran, paket tersebut diperkirakan bernilai sekitar Rp18.000 hingga Rp27.000. Jika benar untuk tiga hari, maka estimasi per harinya berada di kisaran Rp6.000 sampai Rp9.000. Perhitungan ini merupakan perkiraan berbasis harga ritel dan bukan angka resmi pengadaan program.

Selain di MI Cikaso, keluhan juga muncul terkait menu MBG untuk takjil yang diduga diterima siswa di SMPN 5 Kuningan. Namun hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah maupun pengelola SPPG terkait detail komposisi dan skema pembagian.

Paket menu MBG untuk takjil di SMPN 5 Kuningan diduga mendapat komplain dari masyarakat. (Foto: screenshoot WA Grup)
Paket menu MBG untuk takjil di SMPN 5 Kuningan diduga mendapat komplain dari masyarakat. (Foto: screenshoot WA Grup)

Sementara itu, Korwil SPPI Kabupaten Kuningan, Nissa Rahmi, menyatakan pihaknya akan menelusuri informasi tersebut.

“Info ini (menu MBG yang dikomplain masyarakat, red) kami telusuri dulu ya,” kata Nissa singkat.

Baca Juga:  Pemda Kuningan Bentuk Satgas MBG, Cegah Keracunan dan Menu Asal-asalan

Sejumlah pihak berharap SPPG segera memberikan klarifikasi terbuka guna memastikan komposisi menu, standar gizi, serta mekanisme distribusi selama Ramadan berjalan sesuai ketentuan.

Disamping itu, pengawasan juga dinilai perlu diperkuat. Satgas pelaksana program diharapkan benar-benar turun ke lapangan guna memastikan pelaksanaan MBG di sekolah-sekolah, khususnya paket menu Ramadan, berjalan baik dan tepat sasaran.

Hingga berita ini diturunkan, redaksi masih berupaya menghimpun konfirmasi tambahan dari pihak terkait. Asas praduga tak bersalah tetap dikedepankan mengingat informasi yang beredar saat ini masih bersifat dugaan dan menunggu klarifikasi resmi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *