SIWINDU.COM – Hujan yang turun sejak siang hari di Perumahan Alam Asri, Desa Gereba, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, Kamis (18/12/2025), berubah menjadi petaka yang memilukan. Seorang bocah sekolah dasar dilaporkan hanyut terseret arus selokan saat bermain hujan bersama teman-temannya.
Korban diketahui bernama Muhammad Althafaridzki (Altaf), bocah berusia 7 tahun yang masih duduk di bangku kelas 2 SD. Ia merupakan anak dari pasangan Ugih Ugiarti dan Iing Hilman Farihin, warga Perumahan Alam ASRI, Desa Kasturi, Kecamatan Kuningan.
Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Saat hujan turun, Altaf bermain bola sambil hujan-hujanan bersama sejumlah temannya. Keceriaan anak-anak itu mendadak sirna ketika bola yang mereka mainkan masuk ke saluran air di lingkungan perumahan.
Tanpa menyadari bahaya yang mengintai, Altaf berinisiatif mengambil bola tersebut. Namun permukaan yang licin dan debit air yang meningkat akibat hujan membuatnya terpeleset. Dalam hitungan detik, tubuh kecil Altaf jatuh ke dalam selokan dan langsung terseret arus yang deras.
Teriakan teman-temannya memecah suasana. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu segera berdatangan dan berupaya memberikan pertolongan, sembari melaporkan peristiwa tersebut kepada aparat desa.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana SSTP, yang turut terjun langsung ke lokasi kejadian, membenarkan peristiwa tersebut.
“Korban bermain bola sambil hujan-hujanan. Ketika bola masuk ke saluran air, korban berniat mengambilnya, namun terpeleset dan terbawa arus karena debit air cukup tinggi akibat hujan,” kata Indra Bayu dalam keterangannya.
Usai menerima laporan, aparat desa segera berkoordinasi dengan aparat kecamatan, TNI, Polri, Damkar, serta BPBD Kabupaten Kuningan. Tim gabungan bersama warga melakukan pencarian dari titik awal kejadian dengan menyusuri saluran air, memeriksa gorong-gorong, hingga mengikuti aliran air ke arah Desa Padarek.
“Pencarian kami bagi menjadi beberapa tim agar penyisiran lebih maksimal,” ujar Indra Bayu.
Hingga Kamis sore, pencarian terhadap korban masih terus dilakukan. Kondisi cuaca dilaporkan hujan ringan, namun tidak menyurutkan upaya tim gabungan di lapangan.
Warga sekitar berharap bocah tersebut segera ditemukan, sementara BPBD mengimbau masyarakat agar lebih waspada, terutama mengawasi anak-anak saat beraktivitas di luar rumah di tengah cuaca hujan.
SIWINDU.COM Berita Kuningan Terbaru Hari Ini