Siwindu.com – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab), dinamika internal Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Kuningan mulai menghangat. Tiga kader internal dipastikan siap bersaing memperebutkan kursi Ketua DPC melalui mekanisme yang akan ditentukan dalam forum tersebut.
Muscab PPP Kuningan dijadwalkan berlangsung 11 April 2026. Agenda tersebut menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan baru partai berlambang Ka’bah di tingkat kabupaten.
Ketua DPC PPP Kuningan, dr H Toto Taufikurohman, mengungkapkan, jadwal pelaksanaan telah ditetapkan melalui rapat pengurus harian (PH). Namun untuk lokasi, pihaknya masih menunggu keputusan dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jawa Barat.
“Untuk tanggal sudah ditetapkan 11 April. Tapi tempatnya masih ditentukan oleh DPW, sementara ini mengarah ke Cirebon. Kami mengusulkan agar bisa digelar di Kabupaten Kuningan,” ujarnya kepada sejumlah wartawan usai rapat persiapan di Sekretariat DPC PPP Kuningan, Jalan Raya Cilowa Kecamatan Kramatmulya, Rabu (8/4/2026).
Dalam Muscab PPP, pemilihan ketua tidak dilakukan secara langsung. Forum hanya akan memilih tim formatur yang nantinya bertugas menyusun kepengurusan sekaligus mengusulkan nama calon ketua.
“Di Muscab ini tidak memilih ketua secara langsung, tapi memilih formatur. Jumlahnya tujuh orang, terdiri dari unsur PAC empat orang, DPC satu orang, DPW satu orang, dan DPP satu orang,” jelas Toto.
Meski demikian, bursa calon ketua mulai mengerucut. Toto menyebut, sudah ada tiga kader yang menyatakan siap maju, termasuk dirinya sendiri sebagai incumbent.
“Tiga nama yang mencalonkan diri yakni saya sendiri, Pak Mashuri Gonjes, dan Pak Ali Akbar,” ungkapnya.
Ia menegaskan, proses penjaringan dilakukan secara terbuka tanpa penunjukan langsung. Setiap kader diberi ruang yang sama untuk ikut dalam kontestasi internal.
“Kita buka tahapan pencalonan. Siapa pun kader yang siap dan memenuhi syarat dipersilakan maju,” katanya.
Setelah Muscab digelar, tim formatur akan mengusulkan nama calon ketua kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk ditetapkan. Proses penetapan biasanya berlangsung dalam waktu satu hingga dua pekan.
“Formatur nanti yang mengusulkan, kemudian DPP yang menetapkan. Kita tunggu saja prosesnya,” tambah Toto.
SIWINDU.COM Berita Kuningan Terbaru Hari Ini