Pemda Kuningan Minim Perhatian, Ratusan Guru Madrasah Diniyah Ngadu ke Dewan

Pemda Kuningan Minim Perhatian, Ratusan Guru Madrasah Diniyah Ngadu ke Dewan
Para guru MD sedang mengadukan nasibnya ke DPRD, karena merasa kurang diperhatikan Pemda Kuningan, Senin (5/1/2026). Foto: Mumuh Muhyiddin/Siwindu.com
3 minggu ago 32 Dilihat

SIWINDU.COM – Merasa kurang mendapat perhatian serius dari Pemerintah Daerah, ratusan guru Madrasah Diniyah (MD) yang tergabung dalam Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Kuningan mendatangi Gedung DPRD Kuningan, Senin (5/1/2026).

Mereka mengadukan merosotnya anggaran bantuan operasional Madrasah Diniyah yang kini hanya tersisa Rp700 juta untuk ratusan lembaga.

Dalam audiensi yang diterima Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kuningan, Yaya SE, para guru MD menyuarakan kekecewaan atas implementasi Perda Wajib Diniyah yang dinilai belum maksimal, serta minimnya dukungan anggaran yang berdampak langsung pada kesejahteraan ribuan guru ngaji di Kuningan.

Berbagai cerita kekecewaan tersebut disampaikan sejumlah ustadz dalam audiensi tersebut. Seluruh keluhan pun menjadi catatan DPRD melalui Komisi IV yang diketuai Hj Neneng Hermawati SE MA.

Kepada wartawan usai audiensi, Yaya mengungkapkan, anggaran Madrasah Diniyah di Kabupaten Kuningan mengalami penurunan signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Dulu pernah di angka Rp2 miliar. Sekarang, tahun 2025 hanya dianggarkan Rp700 juta. Kalau dibagi ke 875 lembaga, tiap lembaga hanya menerima sekitar Rp300 ribuan. Itu bukan per orang,” ujar Yaya.

Ia menambahkan, jumlah guru Madrasah Diniyah di Kabupaten Kuningan mencapai lebih dari 2.000 orang, sehingga kondisi tersebut patut menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Yaya yang merupakan politisi muda PKS ini, juga mengungkapkan terkait Perda MD tahun 2008 yang akan kembali diperkuat. Pihaknya pun akan berkoordinasi dengan pihak terkait agar ke depan para guru MD dapat lebih diperhatikan Pemda Kuningan.

Yaya juga menyebut Pemda Kuningan dalam program 100 hari kerja Bupati dan Wabup (Dian-Tuti) sejak dilantik, pernah memberikan perhatian untuk 1000 marbot / takmir Masjid sebesar masing-masing Rp1 juta, dengan total bantuan Rp1 miliar. Meski demikian, kata Yaya, insentif bagi para guru MD memang harus diperhatikan.

Baca Juga:  Inilah Sejumlah Temuan Komisi 4 DPRD Kuningan soal Dapur MBG

Sebelumnya, Wakil Ketua DPRD Kuningan yang juga Ketua DPC PKB, H Ujang Kosasih MSi, sempat menyampaikan keluhannya atas minimnya perhatian Pemda kepada para guru MD.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *