Kendalikan Inflasi Ramadan, Pemkab Kuningan Jual Pangan Murah di 15 Kecamatan

Februari 22, 2026 16 Dilihat

Siwindu.com – Pemerintah Kabupaten Kuningan menggencarkan langkah pengendalian inflasi selama Ramadan 2026 dengan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di 15 kecamatan. Program tersebut menjadi strategi konkret menjaga stabilitas harga, sekaligus melindungi daya beli masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan bahan pokok menjelang Idul Fitri 1447 H.

Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, menegaskan, stabilitas pangan merupakan fondasi ketahanan sosial dan ekonomi daerah. Menurutnya, pemerintah daerah wajib memastikan pasokan aman dan harga tetap terkendali agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang.

“Pangan adalah kebutuhan dasar. Stabilitas harga bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga soal ketenteraman masyarakat,” tegasnya.

Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan), GPM digelar secara bergilir mulai Senin (23/2/2026) besok hingga 11 Maret 2026. Pelaksanaannya menyasar 15 kecamatan, yakni Mandirancan, Nusaherang, Kuningan, Sindangagung, Cigandamekar, Japara, Kramatmulya, Ciawigebang, Cipicung, Kalimanggis, Lebakwangi, Maleber, Cimahi, Garawangi, dan Jalaksana.

Kegiatan tersebut bersinergi dengan Badan Pangan Nasional, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat, serta Perum Bulog guna memperkuat distribusi dan menjaga keseimbangan pasokan.

Sejumlah komoditas strategis dijual dengan harga di bawah pasar, antara lain beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam ras, daging ayam, daging sapi, tepung terigu, cabai, bawang, dan sayuran segar.

Skema yang digunakan adalah Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP), yakni dukungan pembiayaan distribusi agar rantai pasok lebih efisien dan harga tetap terjangkau. Pemerintah menegaskan program ini bukan pembagian gratis, melainkan subsidi harga terbatas yang tetap menjaga keberlanjutan usaha pelaku pangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *