Siwindu.com – Kabar membanggakan datang dari keluarga besar Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Al-Multazam HK. Salah satu siswinya, Finza Athariz, siswa kelas 4 SDIT Al-Multazam, berhasil menorehkan prestasi gemilang di tingkat internasional dengan meraih Silver Medal dalam ajang Olimpiade Matematika Internasional yang digelar di Sydney, Australia.
Prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi seluruh civitas akademika YPI Al-Multazam HK, sekaligus menjadi bukti nyata kualitas pendidikan yang terus berkembang. Keberhasilan Finza tidak hanya mengharumkan nama sekolah, tetapi juga membawa kebanggaan bagi keluarga, guru, dan lingkungan pendidikan Al-Multazam.
Kepala SDIT Al-Multazam, Tita Yulianti STP, menyampaikan apresiasi atas capaian luar biasa tersebut. Ia menegaskan, prestasi Finza harus menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus semangat belajar dan berani mengikuti kompetisi hingga ke level internasional.
“Ini bukan hanya kebanggaan, tapi juga pemicu semangat bagi siswa lain agar berani tampil dan berprestasi di kancah global,” ujarnya, Senin (20/4/2026).
Ketua Umum YPI Al-Multazam HK, H Uud Pandu Suandhana SSi, turut menyampaikan rasa syukur mendalam atas capaian tersebut. Ia menilai prestasi Finza menjadi bukti transformasi besar Al-Multazam yang dulunya hanya kawasan hutan belantara, kini menjelma menjadi pusat pendidikan Islam berprestasi di Kabupaten Kuningan.
Menurutnya, keberhasilan sejati lahir dari keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan keimanan, yang ditopang oleh kedisiplinan, kejujuran, serta tanggung jawab.
“Prestasi bukan lahir dari kebetulan, melainkan dari doa orang tua, dedikasi guru, dan semangat juang anak didik yang tak pernah padam. Sehebat apapun ilmu tanpa dilandasi adab yang kuat, maka akan menjadi hidup tanpa nyawa,” tegasnya.
Sementara itu, dr Citra, ibunda Finza Athariz, mengaku haru dan bersyukur atas capaian putrinya. Ia menilai keberhasilan tersebut tidak lepas dari peran besar sekolah yang konsisten membimbing dan membuka peluang kompetisi bagi siswa.
Ia juga mengungkapkan, keikutsertaan Finza dalam ajang di Australia awalnya hanya untuk menambah pengalaman, bukan semata mengejar kemenangan.
“Kami tidak pernah menyangka bisa sampai ke titik ini. Niat awal hanya ingin memberi pengalaman, tapi Allah memberikan hasil yang jauh lebih besar,” ungkapnya.
SIWINDU.COM Berita Kuningan Terbaru Hari Ini