Kuningan Jadi Titik Kumpul Insan Madrasah Indonesia, Harlah ke-5 PGMNI Bakal Hadirkan Sekjen Kemenag RI

Kuningan Jadi Titik Kumpul Insan Madrasah Indonesia, Harlah ke-5 PGMNI Bakal Hadirkan Sekjen Kemenag RI
Ketum PB PGMNI Heri Purnama (kanan) foto bersama Sekjend Kemenag RI Prof Dr Phil Kamaruddin Amin, usai pertemuan silaturahmi di gedung Kemenag RI, Jakarta. (Foto: ist)
4 jam ago 9 Dilihat

Siwindu.com – Kabupaten Kuningan kembali dipercaya menjadi tuan rumah agenda nasional. Kali ini, daerah di kaki Gunung Ciremai tersebut akan menjadi pusat berkumpulnya para guru dan tenaga kependidikan madrasah dari berbagai penjuru Indonesia dalam peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-5 Perkumpulan Guru Madrasah Nasional Indonesia (PGMNI) dan Sarasehan Nasional, yang akan digelar 30 Juni 2026.

Kegiatan berskala nasional itu dijadwalkan dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia Prof Dr Phil Kamaruddin Amin MA, para direktur di lingkungan Kementerian Agama RI, tokoh pendidikan, akademisi, serta perwakilan guru dan tenaga kependidikan madrasah dari berbagai daerah.

Ketua Umum Pengurus Besar PGMNI, H Heri Purnama MPd, mengatakan, dipilihnya Kabupaten Kuningan sebagai tuan rumah merupakan momentum penting untuk memperkuat jejaring dan konsolidasi perjuangan insan madrasah di tingkat nasional.

Menurutnya, usia lima tahun menjadi fase yang semakin memantapkan PGMNI sebagai organisasi yang konsisten mengawal berbagai aspirasi guru dan tenaga kependidikan madrasah, mulai dari isu kesejahteraan, pengembangan kompetensi, perlindungan profesi, hingga peningkatan mutu pendidikan.

“Lima tahun perjalanan PGMNI menjadi bukti bahwa organisasi ini terus tumbuh sebagai rumah perjuangan bagi guru dan tenaga kependidikan madrasah. Momentum harlah ini menjadi kesempatan untuk memperkuat sinergi dan merumuskan langkah-langkah strategis bagi kemajuan pendidikan madrasah di Indonesia,” ujar Heri Purnama, Minggu 21/6/2026).

Ia menjelaskan, rangkaian kegiatan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga diisi dengan Sarasehan Nasional yang menjadi forum dialog antara pemerintah dan para pelaku pendidikan madrasah.

Berbagai isu strategis akan dibahas secara komprehensif, mulai dari peningkatan kualitas dan profesionalisme guru, transformasi digital pendidikan, tata kelola kelembagaan madrasah, hingga arah kebijakan pendidikan keagamaan menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Juga:  Pemda Kuningan Minim Perhatian, Ratusan Guru Madrasah Diniyah Ngadu ke Dewan

Sejumlah pejabat penting Kementerian Agama RI dijadwalkan hadir sebagai narasumber, di antaranya Direktur GTK Madrasah Ditjen Pendidikan Islam Kemenag RI Dr Fesal Musaad MPd, Direktur KSKK Madrasah Ditjen Pendidikan Islam Kemenag RI Prof Dr Nyayu Khodijah SAg MSi, serta Direktur Pendidikan Agama Islam Kemenag RI Dr H Munir MA yang juga menjabat Ketua Konfederasi Organisasi Profesi Guru Madrasah Indonesia.

Melalui forum tersebut, PGMNI berharap lahir berbagai rekomendasi kebijakan yang lebih berpihak kepada guru dan tenaga kependidikan madrasah. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu mempererat kolaborasi antara pemerintah, organisasi profesi, akademisi, dan seluruh elemen pendidikan dalam memperkuat ekosistem pendidikan madrasah di Indonesia.

Heri menegaskan, madrasah memiliki peran strategis dalam mencetak generasi bangsa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter, berintegritas, dan memiliki fondasi keagamaan yang kuat.

“Guru dan tenaga kependidikan madrasah adalah ujung tombak pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Karena itu, peningkatan kesejahteraan, kompetensi, dan perlindungan profesi mereka harus menjadi agenda bersama seluruh pemangku kepentingan,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *