PDIP Kuningan Siap Rebut Kembali Posisi Bupati, Targetkan 12 Kursi DPRD

PDIP Kuningan Siap Rebut Kembali Posisi Bupati, Targetkan 12 Kursi DPRD
PDIP Kuningan menggelar konsolidasi PAC guna memanaskan mesin partai untuk target pemenangan politik 2029 mendatang. Acara digelar di Hotel Purnama Mulia, Cigugur, Selasa (23/12/2025). Foto: Mumuh Muhyiddin/Siwindu.com
Desember 23, 2025 39 Dilihat

SIWINDU.COM – PDI Perjuangan Kabupaten Kuningan menegaskan tekad politiknya untuk kembali merebut kursi Bupati Kuningan pada kontestasi Pilkada mendatang. Tak hanya itu, partai berlambang banteng moncong putih ini juga membidik 12 kursi DPRD Kabupaten Kuningan sebagai target strategis penguatan kekuatan legislatif.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kuningan, Nuzul Rachdy, di sela kegiatan konsolidasi dan pendidikan politik PDIP Kuningan yang digelar di Hotel Purnama Mulia, Kecamatan Cigugur, Selasa (23/12/2025).

Menurut Nuzul, langkah tersebut bukan sekadar ambisi politik, melainkan hasil dari evaluasi menyeluruh dan pembenahan organisasi secara sistematis dari tingkat kabupaten hingga kecamatan dan desa.

“Target kita jelas. Di legislatif kita bidik 12 kursi DPRD. Di eksekutif, PDI Perjuangan harus kembali menjadi Bupati Kuningan,” tegas Nuzul.

Untuk mewujudkan target tersebut, DPC PDIP Kuningan akan melakukan penyegaran struktur organisasi melalui Musyawarah Anak Cabang (Musancab) tingkat kecamatan yang dilaksanakan secara ketat dan transparan. Proses seleksi calon Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) dilakukan berlapis, mulai dari penjaringan, tes tertulis, hingga fit and proper test.

Nuzul menegaskan, PDIP tidak lagi hanya mengandalkan militansi semata, melainkan menyiapkan kader yang memiliki kapasitas, kapabilitas, dan daya saing menghadapi tantangan politik yang semakin kompleks.

“Kita ingin mentransformasi mindset kader. Bukan hanya militan, tapi juga punya kemampuan, karena target kita jelas: memenangkan pemilu legislatif dan pilkada,” ujarnya.

Ia juga menekankan, proses Musancab Januari 2026 merupakan bentuk demokrasi internal partai yang berjalan dari bawah (bottom up), namun tetap dalam satu komando dan keputusan akhir berada di tingkat DPD sesuai mekanisme organisasi.

Pasca Musancab nanti, lanjut Nuzul, pembenahan akan dilanjutkan hingga ke tingkat ranting dan desa, dengan pola seleksi serupa guna memastikan soliditas struktur partai di semua lini.

Baca Juga:  PDIP Kuningan Gelar Tes Susulan Calon Ketua PAC, Seleksi Ketat Libatkan Akademisi

Dengan konsolidasi menyeluruh dan target politik yang tegas, PDIP Kuningan optimistis dapat bangkit dan kembali menjadi kekuatan utama dalam peta politik Kabupaten Kuningan pada kontestasi mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *